
Sleman - Timnas Indonesia Putri harus menelan kekalahan dalam laga uji coba melawan Chinese Taipei di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/11/2025) malam WIB. Garuda Pertiwi menyerah dengan skor 0-5.
Kelima gol Chinese Taipei masing-masing dicetak via gol bunuh diri Isabelle Notte (34') dan Gea Yumanda (70'). Kemudian Pu Hsin-hui (43'), Chen Yu-chin (74'), serta Hsu Yi-yun (87').
Pada partai kali ini pelatih Akira Higashiyama menurunkan mayoritas pemain diaspora sejak menit awal. Sebut saja Iris De Rouw, Katarina Stalin, Emily Nahon, Isabel Kopp, Felicia de Zeeuw, Isabelle Notte, hingga Isa Warps.
Meskipun kalah, Akira Higashiyama tetap mengapresiasi perjuangan para pemain di lapangan. Secara hasil memang mengecewakan, tetapi dia senang dengan perlawanan yang diberikan anak asuhnya.
"Pertandingan ini memang hasilnya mengecewakan karena kalah, itu bukan alasan. Tapi saya senang karena para pemain hari ini berjuang dengan sangat keras, kerja sama timnya juga bagus, dan saya sendiri happy," ujarnya seusai laga.
Soal Gaya Permainan
Pelatih asal Jepang itu memberikan komentar mengenai gaya permainan tim, yang lebih mengandalkan direct long ball. Selain itu, Akira menjawab pertanyaan mengenai alasan memilih bek muda Gea Yumanda sebagai kapten Garuda Pertiwi.
"Ini adalah salah satu gaya bermain kami. Kadang-kadang kami membutuhkan permainan yang lebih dinamis, itulah mengapa kami memainkan gaya bermain ini. Dari permainan itu kami mendapat kesuksesan, jadi saya merasa baik-baik saja," katanya.
"Soal Gea saya kenal dia sejak tahun lalu. Kami saling percaya. Saya suka gaya bermain dan pola pikirnya. Ya, jadi saya percaya pada Gea, itulah mengapa saya menjadikannya kapten," sambung Akira Higashiyama.
Modal Bagus
Dua uji coba ini bakal menjadi modal berharga bagi skuad Garuda Pertiwi jelang bertarung di SEA Games 2025 Thailand yang digelar awal bulan depan.
Ajang multievent dua tahunan itu berlangsung pada 3-18 Desember mendatang. Timnas Indonesia Putri tergabung di Grup A SEA Games 2025 dan akan bersaing melawan tuan rumah Thailand, Singapura, serta Kamboja.
Garuda Pertiwi ditargetkan paling tidak bisa membawa pulang medali perunggu dari SEA Games 2025.
"PSSI mengusulkan medali perunggu untuk tim putri dan perak untuk putra, itu targetnya," ucap ketua PSSI, Erick Thohir.
